UNSIQ Gelar International Seminar Bertema Religion in Southeast Asia
04 February 2025
WONOSOBO, 4 Februari 2025 – Sebagai bagian dari implementasi kerja sama internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo melalui Bidang Kerja Sama dan Hubungan Internasional (International Relations and Cooperation Office/IRCO) menyelenggarakan International Seminar dengan mengusung tema "Religion in Southeast Asia". Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Pascasarjana UNSIQ dan merupakan tindak lanjut dari kerja sama akademik antara UNSIQ dengan National University of Science and Technology (Taiwan). Seminar internasional tersebut menghadirkan akademisi dari National University of Science and Technology (Taiwan) sebagai narasumber utama bersama para dosen UNSIQ. Kegiatan diikuti oleh dosen, mahasiswa, peneliti, serta sivitas akademika dari berbagai fakultas di lingkungan UNSIQ, baik secara luring maupun daring melalui Zoom Meeting. Dalam sambutannya, Rektor UNSIQ menyampaikan bahwa kerja sama internasional merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring akademik, meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, serta memperkuat posisi UNSIQ di tingkat global. Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri menjadi sarana penting dalam mendorong pertukaran ilmu pengetahuan, pengembangan riset bersama, publikasi internasional, serta peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa. "Internasionalisasi perguruan tinggi bukan hanya diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama, tetapi juga melalui implementasi berbagai kegiatan akademik yang memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika. International Seminar ini merupakan salah satu bentuk komitmen UNSIQ dalam membangun jejaring akademik global," ungkap Rektor UNSIQ. Mengangkat tema "Religion in Southeast Asia", seminar membahas dinamika perkembangan kehidupan beragama di kawasan Asia Tenggara dalam perspektif sosial, budaya, pendidikan, dan hubungan antarumat beragama. Para narasumber menjelaskan bagaimana agama memiliki peran strategis dalam membangun harmoni sosial di tengah masyarakat yang multikultural serta tantangan yang dihadapi akibat perkembangan globalisasi, transformasi digital, dan perubahan sosial. Selain itu, seminar juga mengulas pentingnya dialog lintas budaya dan kerja sama internasional dalam memperkuat toleransi, memperluas pemahaman terhadap keberagaman, serta mengembangkan penelitian kolaboratif mengenai isu-isu keagamaan di kawasan Asia Tenggara. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan melibatkan mahasiswa dan dosen yang aktif menyampaikan berbagai pertanyaan serta pandangan akademik. Kegiatan ini sekaligus menjadi media bagi dosen dan mahasiswa UNSIQ untuk memperluas wawasan internasional, membangun jejaring penelitian, serta meningkatkan kemampuan komunikasi akademik dalam forum global. Melalui interaksi langsung dengan akademisi dari National University of Science and Technology (Taiwan), peserta memperoleh pengalaman berharga mengenai budaya akademik internasional serta peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan dan penelitian. Direktur IRCO UNSIQ menyampaikan bahwa kerja sama internasional akan terus diperluas melalui berbagai program seperti seminar internasional, visiting professor, joint research, pertukaran mahasiswa dan dosen, publikasi ilmiah bersama, serta pengembangan program akademik yang berorientasi pada standar internasional. Melalui penyelenggaraan International Seminar bertema "Religion in Southeast Asia", Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi, meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta membangun kolaborasi akademik yang produktif dengan National University of Science and Technology (Taiwan) sebagai upaya menciptakan pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.
Program Pascasarjana UNSIQ Gelar Rapat Evaluasi Pembimbingan Tesis untuk Meningkatkan Kualitas Pendampingan Akademik Mahasiswa
10 August 2024
Program Pascasarjana Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) melaksanakan Rapat Evaluasi Pembimbingan Tesis sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan akademik dan efektivitas proses pendampingan mahasiswa dalam penyelesaian tugas akhir. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Program Pascasarjana dalam memperkuat sistem penjaminan mutu akademik serta memastikan proses pembimbingan tesis berjalan secara optimal, terarah, dan sesuai dengan standar akademik yang berlaku. Rapat evaluasi dihadiri oleh Direktur Program Pascasarjana UNSIQ, Ketua Program Studi, sekretaris program studi, para dosen pembimbing tesis, serta unsur pengelola akademik. Forum ini dilaksanakan sebagai sarana refleksi terhadap pelaksanaan pembimbingan tesis yang telah berlangsung, sekaligus menjadi ruang koordinasi untuk mengidentifikasi capaian, kendala, dan strategi peningkatan mutu layanan pembimbingan mahasiswa. Dalam rapat tersebut dibahas berbagai aspek penting terkait proses pembimbingan tesis, meliputi efektivitas komunikasi antara mahasiswa dan dosen pembimbing, kesesuaian tahapan penyusunan tesis dengan pedoman akademik, perkembangan penelitian mahasiswa, kualitas substansi karya ilmiah, serta ketepatan waktu penyelesaian studi. Evaluasi juga mencakup mekanisme penetapan pembimbing, distribusi mahasiswa bimbingan, intensitas pertemuan bimbingan, serta dokumentasi proses pembimbingan. Direktur Program Pascasarjana UNSIQ menyampaikan bahwa dosen pembimbing memiliki peran strategis dalam mengarahkan mahasiswa menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, memiliki kontribusi akademik, serta relevan dengan perkembangan ilmu Pendidikan Islam. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama untuk memberikan layanan pembimbingan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada keberhasilan mahasiswa. Para dosen pembimbing menyampaikan berbagai masukan dan pengalaman dalam proses pendampingan mahasiswa, termasuk strategi menghadapi kendala penelitian, peningkatan kualitas metodologi, penguatan kemampuan analisis mahasiswa, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam proses konsultasi dan monitoring perkembangan tesis. Hasil rapat menghasilkan beberapa rekomendasi strategis, antara lain peningkatan monitoring progres penyelesaian tesis secara berkala, penguatan komunikasi antara pembimbing dan mahasiswa, penyusunan target waktu penyelesaian setiap tahapan tesis, optimalisasi penggunaan sistem informasi akademik untuk dokumentasi bimbingan, serta peningkatan kualitas rubrik penilaian tugas akhir. Rapat evaluasi ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan **Continuous Quality Improvement (CQI)** Program Pascasarjana UNSIQ dalam memastikan setiap proses akademik mengalami peningkatan secara berkelanjutan. Melalui evaluasi pembimbingan tesis yang dilakukan secara rutin, diharapkan mahasiswa mampu menyelesaikan studi tepat waktu dengan menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, inovatif, dan memberikan kontribusi bagi pengembangan keilmuan Pendidikan Islam. Dengan adanya sinergi antara pengelola program studi, dosen pembimbing, dan mahasiswa, Program Pascasarjana UNSIQ terus berupaya mewujudkan tata kelola akademik yang unggul, profesional, dan selaras dengan visi universitas sebagai perguruan tinggi yang transformatif, humanis, dan Qur’ani.
Stadium General Pascasarjana UNSIQ: Penguatan Budaya Akademik melalui Kolaborasi dan Inovasi Mahasiswa
27 July 2024
WONOSOBO, 27 Juli 2024 – Pascasarjana Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo menyelenggarakan Stadium General dengan tema "Penguatan Budaya Akademik melalui Kolaborasi dan Inovasi Mahasiswa" sebagai bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus membangun budaya akademik yang unggul, inovatif, dan kolaboratif di lingkungan Pascasarjana UNSIQ. Kegiatan yang berlangsung di Aula Pascasarjana UNSIQ tersebut dihadiri oleh Rektor UNSIQ Jawa Tengah, Direktur Pascasarjana UNSIQ, para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa program magister, serta sivitas akademika dari berbagai program studi di lingkungan Pascasarjana UNSIQ. Stadium General menjadi forum ilmiah yang dirancang untuk memperluas wawasan akademik sekaligus mempererat sinergi antara dosen dan mahasiswa dalam pengembangan pendidikan tinggi. Dalam sambutannya, Rektor UNSIQ menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan ekosistem akademik yang mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, karakter, kemampuan berpikir kritis, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurutnya, budaya akademik merupakan fondasi utama bagi kemajuan sebuah perguruan tinggi. Oleh karena itu, seluruh sivitas akademika harus terus membangun tradisi ilmiah melalui kegiatan penelitian, publikasi, diskusi akademik, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan bangsa. Direktur Pascasarjana UNSIQ dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa penyelenggaraan Stadium General merupakan salah satu program strategis Pascasarjana UNSIQ untuk meningkatkan kualitas atmosfer akademik. Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun budaya kolaborasi yang semakin kuat antara dosen dan mahasiswa dalam menghasilkan penelitian berkualitas, publikasi ilmiah bereputasi, serta berbagai inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. "Kolaborasi dan inovasi merupakan dua pilar penting dalam membangun budaya akademik yang unggul. Mahasiswa Pascasarjana harus mampu menjadi pembelajar sepanjang hayat, aktif melakukan riset, menghasilkan karya ilmiah, serta membangun jejaring akademik baik di tingkat nasional maupun internasional," ungkap Direktur Pascasarjana UNSIQ. Stadium General juga menghadirkan sesi diskusi akademik yang membahas berbagai isu strategis mengenai transformasi pendidikan tinggi, penguatan budaya riset, pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, peningkatan kualitas publikasi ilmiah, serta pengembangan inovasi mahasiswa sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mahasiswa memanfaatkan forum tersebut untuk berdialog secara langsung dengan para narasumber mengenai tantangan dunia pendidikan tinggi, strategi meningkatkan produktivitas penelitian, hingga peluang kolaborasi lintas disiplin ilmu dalam menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain memperkuat budaya akademik, Stadium General juga menjadi momentum untuk meningkatkan jejaring kerja sama antarprogram studi dan mendorong terciptanya komunitas akademik yang produktif, inklusif, serta adaptif terhadap perkembangan zaman. Sinergi antara dosen, mahasiswa, dan institusi diharapkan mampu menghasilkan berbagai program inovatif yang mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi. Melalui penyelenggaraan Stadium General bertema "Penguatan Budaya Akademik melalui Kolaborasi dan Inovasi Mahasiswa", Pascasarjana Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan akademik yang berkualitas, memperkuat budaya penelitian dan publikasi ilmiah, meningkatkan kolaborasi antarsivitas akademika, serta melahirkan lulusan yang profesional, berkarakter, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan, masyarakat, serta pembangunan Indonesia.
Seminar Akademik Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi
24 July 2024
Wonosobo, 18 Juli 2024 – Pascasarjana Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah menyelenggarakan Seminar Akademik Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi sebagai upaya memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat. Kegiatan seminar ini menghadirkan akademisi, dosen, peneliti, dan mahasiswa Pascasarjana UNSIQ untuk berdiskusi mengenai berbagai strategi peningkatan mutu pendidikan tinggi. Berbagai isu penting dibahas, mulai dari pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan budaya riset, hingga implementasi penjaminan mutu secara berkelanjutan. Seminar ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kolaborasi, dan komitmen akademisi dalam mengembangkan kualitas pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing. Melalui forum ilmiah ini, para peserta diharapkan mampu bertukar gagasan, pengalaman, serta praktik terbaik dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era transformasi digital. Selain menjadi sarana diseminasi ilmu pengetahuan, kegiatan ini juga memperkuat jejaring akademik antarprogram studi dan mendorong lahirnya berbagai kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. Direktur Pascasarjana UNSIQ menyampaikan bahwa peningkatan mutu pendidikan tinggi memerlukan sinergi seluruh sivitas akademika. Menurutnya, seminar akademik menjadi wadah yang strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan tata kelola pendidikan yang berkualitas, inovatif, dan mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. Melalui penyelenggaraan Seminar Akademik Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi ini, Pascasarjana UNSIQ menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan pendidikan tinggi yang berkualitas melalui penguatan budaya akademik, kolaborasi ilmiah, serta inovasi yang berkelanjutan demi memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
Workshop Penguatan Mutu Pendidikan melalui Inovasi dan Kolaborasi
24 April 2024
WONOSOBO, 24 April 2024 – Pascasarjana Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah menyelenggarakan Workshop Penguatan Mutu Pendidikan melalui Inovasi dan Kolaborasi sebagai upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Alfa Syahriar, Lc., M.Sy. dari Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara (UNISNU Jepara). Workshop yang diselenggarakan di Aula Pascasarjana UNSIQ ini diikuti oleh dosen, mahasiswa program magister, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika Pascasarjana UNSIQ. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan berbagi praktik baik mengenai strategi peningkatan mutu pendidikan tinggi di era transformasi digital. Dalam sambutannya, Direktur Pascasarjana UNSIQ menyampaikan bahwa peningkatan mutu pendidikan merupakan tanggung jawab seluruh sivitas akademika. Perguruan tinggi dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga mampu membangun budaya akademik yang inovatif, kolaboratif, dan responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat. Menurutnya, inovasi menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi antardosen, mahasiswa, maupun antarlembaga perlu terus diperkuat agar mampu menghasilkan berbagai program akademik yang berdampak nyata. Dalam sesi utama, Dr. Alfa Syahriar, Lc., M.Sy. menjelaskan bahwa penguatan mutu pendidikan tinggi harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pengembangan kurikulum yang adaptif, peningkatan kompetensi dosen, pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta penguatan budaya riset dan publikasi ilmiah. Ia juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi lintas institusi sebagai sarana berbagi pengalaman, inovasi, dan praktik terbaik dalam pengelolaan perguruan tinggi. "Perguruan tinggi yang unggul adalah perguruan tinggi yang mampu membangun budaya kolaborasi, menghasilkan inovasi secara berkelanjutan, serta menjadikan mutu sebagai budaya organisasi, bukan sekadar target administratif," ungkapnya. Peserta workshop memperoleh wawasan mengenai strategi implementasi penjaminan mutu internal, pengembangan inovasi pembelajaran berbasis teknologi, peningkatan produktivitas penelitian, serta penguatan jejaring akademik sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan dari dosen dan mahasiswa terkait tantangan pengelolaan pendidikan tinggi, implementasi inovasi pembelajaran, hingga pengembangan kerja sama akademik antarinstitusi. Forum ini juga menjadi ruang untuk bertukar pengalaman dalam meningkatkan kualitas layanan akademik dan memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui penyelenggaraan Workshop Penguatan Mutu Pendidikan melalui Inovasi dan Kolaborasi, Pascasarjana Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui pengembangan budaya akademik yang inovatif, penguatan kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, serta implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan, masyarakat, dan pembangunan bangsa.
Seminar Peningkatan Kompetensi Bahasa Mahasiswa di Era Global
27 October 2023
WONOSOBO, 27 Oktober 2023 – Pascasarjana Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah menyelenggarakan Seminar Peningkatan Kompetensi Bahasa Mahasiswa di Era Global sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Kegiatan ini menjadi salah satu program strategis Pascasarjana UNSIQ dalam memperkuat kompetensi akademik mahasiswa, khususnya dalam penguasaan bahasa sebagai sarana komunikasi ilmiah dan pengembangan karier global. Seminar yang dilaksanakan di Aula Pascasarjana UNSIQ ini dihadiri oleh Direktur Pascasarjana UNSIQ, para dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa program magister dari berbagai program studi. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, serta berbagi pengalaman mengenai pentingnya penguasaan bahasa asing dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan, penelitian, dan dunia kerja. Dalam sambutannya, Direktur Pascasarjana UNSIQ menyampaikan bahwa kemampuan berbahasa, khususnya bahasa internasional, telah menjadi salah satu kompetensi yang wajib dimiliki mahasiswa pada era globalisasi. Penguasaan bahasa tidak hanya mendukung proses pembelajaran, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas dalam mengikuti konferensi internasional, publikasi ilmiah bereputasi, program pertukaran akademik, maupun kerja sama penelitian lintas negara. "Mahasiswa Pascasarjana harus mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia yang semakin kompetitif. Salah satu kunci keberhasilan tersebut adalah memiliki kemampuan bahasa yang baik sehingga mampu berkomunikasi, mengakses berbagai sumber keilmuan, serta memperluas jejaring akademik di tingkat internasional," ujarnya. Seminar ini membahas berbagai strategi dalam meningkatkan kompetensi bahasa mahasiswa, mulai dari pengembangan keterampilan berbicara, menulis akademik, presentasi ilmiah, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran bahasa. Selain itu, peserta juga memperoleh wawasan mengenai pentingnya kemampuan bahasa dalam mendukung publikasi artikel ilmiah, penyusunan proposal penelitian, serta komunikasi akademik di forum internasional. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan kemampuan bahasa serta berbagai solusi yang dapat diterapkan melalui pembelajaran berkelanjutan, kolaborasi akademik, dan pemanfaatan berbagai platform pembelajaran digital. Melalui seminar ini, Pascasarjana UNSIQ berharap dapat menumbuhkan motivasi mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi bahasa sebagai bagian dari peningkatan kualitas akademik dan profesionalisme. Penguasaan bahasa diharapkan mampu mendukung lahirnya lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki daya saing global serta mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat. Penyelenggaraan Seminar Peningkatan Kompetensi Bahasa Mahasiswa di Era Global menegaskan komitmen Pascasarjana Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) dalam membangun budaya akademik yang berkualitas melalui penguatan kompetensi mahasiswa, peningkatan kualitas pendidikan, serta pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada keunggulan, inovasi, dan daya saing di era global.