Pascasarjana UNSIQ Gelar Workshop Penyusunan Visi, Misi, dan Renstra Periode 2025–2029
14 September 2025
Banjarnegara, 15 September 2025 – Program Pascasarjana (PPs) UNSIQ Wonosobo menyelenggarakan Workshop Penyusunan Visi, Misi, dan Rencana Strategis (Renstra) Periode 2025–2029 pada Senin, 15 September 2025. Kegiatan yang berlangsung di Omah Tahu Resto ini diikuti oleh tim penyusun yang terdiri atas unsur pengelola Pascasarjana UNSIQ sebagai bagian dari proses perencanaan strategis untuk mendukung pengembangan Pascasarjana dalam lima tahun mendatang. Workshop ini bertujuan untuk merumuskan arah pengembangan Pascasarjana yang lebih terintegrasi, adaptif, dan responsif terhadap dinamika pendidikan tinggi serta kebutuhan masyarakat. Dalam forum tersebut, para peserta melakukan kajian mendalam terhadap kondisi internal dan eksternal Pascasarjana, sekaligus mendiskusikan arah kebijakan yang akan menjadi landasan pengembangan kelembagaan pada periode kepemimpinan 2025–2029. Salah satu hasil penting dari workshop ini adalah kesepakatan bahwa visi Pascasarjana UNSIQ harus mampu menjadi payung pengembangan bagi seluruh program studi yang berada di bawah naungannya, yaitu Program Studi Magister Pendidikan Islam, Program Studi Magister Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Program Studi Magister Hukum, serta Program Studi Magister Manajemen. Oleh karena itu, visi yang dirumuskan tidak hanya mencerminkan identitas keilmuan masing-masing program studi, tetapi juga mengakomodasi arah pengembangan Pascasarjana secara menyeluruh dalam kerangka nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan profesionalitas. Selanjutnya, visi yang telah disepakati dijabarkan secara sistematis ke dalam rumusan misi, tujuan, sasaran, serta strategi pengembangan yang akan menjadi pedoman dalam penyusunan dokumen Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Operasional (Renop) Pascasarjana UNSIQ. Dokumen tersebut diharapkan dapat menjadi acuan dalam pelaksanaan program kerja, pengembangan akademik, tata kelola, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kerja sama pada periode 2025–2029. Dalam proses penyusunannya, tim tidak hanya mempertimbangkan arah kebijakan universitas dan perkembangan pendidikan tinggi nasional, tetapi juga memperhatikan berbagai masukan dari pemangku kepentingan. Aspirasi mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, mitra kerja sama, serta stakeholder lainnya menjadi bahan pertimbangan penting untuk memastikan bahwa visi, misi, dan strategi yang disusun benar-benar relevan dengan kebutuhan dan tantangan masa depan. Melalui workshop ini, Pascasarjana UNSIQ menegaskan komitmennya untuk membangun tata kelola yang lebih terarah dan berkelanjutan. Penyusunan visi, misi, Renstra, dan Renop secara partisipatif diharapkan mampu memperkuat posisi Pascasarjana UNSIQ sebagai penyelenggara pendidikan pascasarjana yang unggul, berkarakter Qur’ani, serta mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif dan berkontribusi bagi masyarakat di tingkat nasional maupun internasional.
Seminar Studi Al-Qur'an: Membangun Generasi Qur’ani dan Berkarakter
13 May 2025
Pascasarjana Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) bekerja sama dengan Institute Daarul Qur’an Jakarta menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Seminar Studi Al-Qur'an: Membangun Generasi Qur’ani dan Berkarakter” pada bulan Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung di Multipurpose Lantai 3 Pascasarjana UNSIQ dan diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta pemerhati pendidikan Islam. Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam upaya membentuk generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan berkarakter Islami. Melalui kolaborasi ini, diharapkan terbangun sinergi antara institusi akademik dan lembaga berbasis Al-Qur’an dalam memperkuat pendidikan Islam yang relevan dengan tantangan zaman. Kegiatan berlangsung dengan antusiasme peserta yang tinggi, ditandai dengan diskusi aktif dan refleksi kritis mengenai peran Al-Qur’an dalam membentuk karakter generasi masa depan. Pascasarjana UNSIQ berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan akademik yang mendorong integrasi nilai-nilai Qur’ani dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan.
UNSIQ Gelar International Seminar Bertema Religion in Southeast Asia
04 February 2025
WONOSOBO, 4 Februari 2025 – Sebagai bagian dari implementasi kerja sama internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo melalui Bidang Kerja Sama dan Hubungan Internasional (International Relations and Cooperation Office/IRCO) menyelenggarakan International Seminar dengan mengusung tema "Religion in Southeast Asia". Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Pascasarjana UNSIQ dan merupakan tindak lanjut dari kerja sama akademik antara UNSIQ dengan National University of Science and Technology (Taiwan). Seminar internasional tersebut menghadirkan akademisi dari National University of Science and Technology (Taiwan) sebagai narasumber utama bersama para dosen UNSIQ. Kegiatan diikuti oleh dosen, mahasiswa, peneliti, serta sivitas akademika dari berbagai fakultas di lingkungan UNSIQ, baik secara luring maupun daring melalui Zoom Meeting. Dalam sambutannya, Rektor UNSIQ menyampaikan bahwa kerja sama internasional merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring akademik, meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, serta memperkuat posisi UNSIQ di tingkat global. Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri menjadi sarana penting dalam mendorong pertukaran ilmu pengetahuan, pengembangan riset bersama, publikasi internasional, serta peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa. "Internasionalisasi perguruan tinggi bukan hanya diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama, tetapi juga melalui implementasi berbagai kegiatan akademik yang memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika. International Seminar ini merupakan salah satu bentuk komitmen UNSIQ dalam membangun jejaring akademik global," ungkap Rektor UNSIQ. Mengangkat tema "Religion in Southeast Asia", seminar membahas dinamika perkembangan kehidupan beragama di kawasan Asia Tenggara dalam perspektif sosial, budaya, pendidikan, dan hubungan antarumat beragama. Para narasumber menjelaskan bagaimana agama memiliki peran strategis dalam membangun harmoni sosial di tengah masyarakat yang multikultural serta tantangan yang dihadapi akibat perkembangan globalisasi, transformasi digital, dan perubahan sosial. Selain itu, seminar juga mengulas pentingnya dialog lintas budaya dan kerja sama internasional dalam memperkuat toleransi, memperluas pemahaman terhadap keberagaman, serta mengembangkan penelitian kolaboratif mengenai isu-isu keagamaan di kawasan Asia Tenggara. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan melibatkan mahasiswa dan dosen yang aktif menyampaikan berbagai pertanyaan serta pandangan akademik. Kegiatan ini sekaligus menjadi media bagi dosen dan mahasiswa UNSIQ untuk memperluas wawasan internasional, membangun jejaring penelitian, serta meningkatkan kemampuan komunikasi akademik dalam forum global. Melalui interaksi langsung dengan akademisi dari National University of Science and Technology (Taiwan), peserta memperoleh pengalaman berharga mengenai budaya akademik internasional serta peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan dan penelitian. Direktur IRCO UNSIQ menyampaikan bahwa kerja sama internasional akan terus diperluas melalui berbagai program seperti seminar internasional, visiting professor, joint research, pertukaran mahasiswa dan dosen, publikasi ilmiah bersama, serta pengembangan program akademik yang berorientasi pada standar internasional. Melalui penyelenggaraan International Seminar bertema "Religion in Southeast Asia", Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi, meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta membangun kolaborasi akademik yang produktif dengan National University of Science and Technology (Taiwan) sebagai upaya menciptakan pendidikan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.
Stadium General Pascasarjana UNSIQ: Penguatan Budaya Akademik melalui Kolaborasi dan Inovasi Mahasiswa
27 July 2024
WONOSOBO, 27 Juli 2024 – Pascasarjana Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo menyelenggarakan Stadium General dengan tema "Penguatan Budaya Akademik melalui Kolaborasi dan Inovasi Mahasiswa" sebagai bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus membangun budaya akademik yang unggul, inovatif, dan kolaboratif di lingkungan Pascasarjana UNSIQ. Kegiatan yang berlangsung di Aula Pascasarjana UNSIQ tersebut dihadiri oleh Rektor UNSIQ Jawa Tengah, Direktur Pascasarjana UNSIQ, para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa program magister, serta sivitas akademika dari berbagai program studi di lingkungan Pascasarjana UNSIQ. Stadium General menjadi forum ilmiah yang dirancang untuk memperluas wawasan akademik sekaligus mempererat sinergi antara dosen dan mahasiswa dalam pengembangan pendidikan tinggi. Dalam sambutannya, Rektor UNSIQ menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan ekosistem akademik yang mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, karakter, kemampuan berpikir kritis, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurutnya, budaya akademik merupakan fondasi utama bagi kemajuan sebuah perguruan tinggi. Oleh karena itu, seluruh sivitas akademika harus terus membangun tradisi ilmiah melalui kegiatan penelitian, publikasi, diskusi akademik, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan bangsa. Direktur Pascasarjana UNSIQ dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa penyelenggaraan Stadium General merupakan salah satu program strategis Pascasarjana UNSIQ untuk meningkatkan kualitas atmosfer akademik. Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun budaya kolaborasi yang semakin kuat antara dosen dan mahasiswa dalam menghasilkan penelitian berkualitas, publikasi ilmiah bereputasi, serta berbagai inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. "Kolaborasi dan inovasi merupakan dua pilar penting dalam membangun budaya akademik yang unggul. Mahasiswa Pascasarjana harus mampu menjadi pembelajar sepanjang hayat, aktif melakukan riset, menghasilkan karya ilmiah, serta membangun jejaring akademik baik di tingkat nasional maupun internasional," ungkap Direktur Pascasarjana UNSIQ. Stadium General juga menghadirkan sesi diskusi akademik yang membahas berbagai isu strategis mengenai transformasi pendidikan tinggi, penguatan budaya riset, pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, peningkatan kualitas publikasi ilmiah, serta pengembangan inovasi mahasiswa sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mahasiswa memanfaatkan forum tersebut untuk berdialog secara langsung dengan para narasumber mengenai tantangan dunia pendidikan tinggi, strategi meningkatkan produktivitas penelitian, hingga peluang kolaborasi lintas disiplin ilmu dalam menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain memperkuat budaya akademik, Stadium General juga menjadi momentum untuk meningkatkan jejaring kerja sama antarprogram studi dan mendorong terciptanya komunitas akademik yang produktif, inklusif, serta adaptif terhadap perkembangan zaman. Sinergi antara dosen, mahasiswa, dan institusi diharapkan mampu menghasilkan berbagai program inovatif yang mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi. Melalui penyelenggaraan Stadium General bertema "Penguatan Budaya Akademik melalui Kolaborasi dan Inovasi Mahasiswa", Pascasarjana Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan akademik yang berkualitas, memperkuat budaya penelitian dan publikasi ilmiah, meningkatkan kolaborasi antarsivitas akademika, serta melahirkan lulusan yang profesional, berkarakter, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan, masyarakat, serta pembangunan Indonesia.
Seminar Akademik Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi
24 July 2024
Wonosobo, 18 Juli 2024 – Pascasarjana Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah menyelenggarakan Seminar Akademik Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi sebagai upaya memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat. Kegiatan seminar ini menghadirkan akademisi, dosen, peneliti, dan mahasiswa Pascasarjana UNSIQ untuk berdiskusi mengenai berbagai strategi peningkatan mutu pendidikan tinggi. Berbagai isu penting dibahas, mulai dari pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan budaya riset, hingga implementasi penjaminan mutu secara berkelanjutan. Seminar ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kolaborasi, dan komitmen akademisi dalam mengembangkan kualitas pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing. Melalui forum ilmiah ini, para peserta diharapkan mampu bertukar gagasan, pengalaman, serta praktik terbaik dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era transformasi digital. Selain menjadi sarana diseminasi ilmu pengetahuan, kegiatan ini juga memperkuat jejaring akademik antarprogram studi dan mendorong lahirnya berbagai kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. Direktur Pascasarjana UNSIQ menyampaikan bahwa peningkatan mutu pendidikan tinggi memerlukan sinergi seluruh sivitas akademika. Menurutnya, seminar akademik menjadi wadah yang strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan tata kelola pendidikan yang berkualitas, inovatif, dan mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. Melalui penyelenggaraan Seminar Akademik Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi ini, Pascasarjana UNSIQ menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan pendidikan tinggi yang berkualitas melalui penguatan budaya akademik, kolaborasi ilmiah, serta inovasi yang berkelanjutan demi memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
Workshop Penguatan Mutu Pendidikan melalui Inovasi dan Kolaborasi
24 April 2024
WONOSOBO, 24 April 2024 – Pascasarjana Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah menyelenggarakan Workshop Penguatan Mutu Pendidikan melalui Inovasi dan Kolaborasi sebagai upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Alfa Syahriar, Lc., M.Sy. dari Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara (UNISNU Jepara). Workshop yang diselenggarakan di Aula Pascasarjana UNSIQ ini diikuti oleh dosen, mahasiswa program magister, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika Pascasarjana UNSIQ. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan berbagi praktik baik mengenai strategi peningkatan mutu pendidikan tinggi di era transformasi digital. Dalam sambutannya, Direktur Pascasarjana UNSIQ menyampaikan bahwa peningkatan mutu pendidikan merupakan tanggung jawab seluruh sivitas akademika. Perguruan tinggi dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga mampu membangun budaya akademik yang inovatif, kolaboratif, dan responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat. Menurutnya, inovasi menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi antardosen, mahasiswa, maupun antarlembaga perlu terus diperkuat agar mampu menghasilkan berbagai program akademik yang berdampak nyata. Dalam sesi utama, Dr. Alfa Syahriar, Lc., M.Sy. menjelaskan bahwa penguatan mutu pendidikan tinggi harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pengembangan kurikulum yang adaptif, peningkatan kompetensi dosen, pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta penguatan budaya riset dan publikasi ilmiah. Ia juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi lintas institusi sebagai sarana berbagi pengalaman, inovasi, dan praktik terbaik dalam pengelolaan perguruan tinggi. "Perguruan tinggi yang unggul adalah perguruan tinggi yang mampu membangun budaya kolaborasi, menghasilkan inovasi secara berkelanjutan, serta menjadikan mutu sebagai budaya organisasi, bukan sekadar target administratif," ungkapnya. Peserta workshop memperoleh wawasan mengenai strategi implementasi penjaminan mutu internal, pengembangan inovasi pembelajaran berbasis teknologi, peningkatan produktivitas penelitian, serta penguatan jejaring akademik sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan dari dosen dan mahasiswa terkait tantangan pengelolaan pendidikan tinggi, implementasi inovasi pembelajaran, hingga pengembangan kerja sama akademik antarinstitusi. Forum ini juga menjadi ruang untuk bertukar pengalaman dalam meningkatkan kualitas layanan akademik dan memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui penyelenggaraan Workshop Penguatan Mutu Pendidikan melalui Inovasi dan Kolaborasi, Pascasarjana Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui pengembangan budaya akademik yang inovatif, penguatan kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, serta implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan, masyarakat, dan pembangunan bangsa.